Rabu, 30 Maret 2011

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

0

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pendapat hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan,pedoman,arahan,petunjuk hidup didunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup banyak macamnya. Pandangan hidup diklasifikasikan berdasarkan asalnya:
a. Pandangan hidup yang bersal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
b. Pamdangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
c. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Sumber: http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8-manusia_dan_pandangan_hidup.pdf

B. PANDANGAN HIDUP MUSLIM
Rumusan tujuan hidup yang didasari oleh ajaran agama menempati posisi sentral, yakni orang yang hormat dan tunduk kepada nilai-nilai agama yang diyakininya, melalui figure Ulama Kharismatik, atau menurut kitab suci. Menurut ajaran Islam, tujuan hidup manusia ialah untuk menggapai ridha Allah, ibtigha mardhatillah. Firman Allah .
Ideologi adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.
Sumber : http://reffitadoremi.ngeblogs.info/2010/12/29/manusia-dan-pandangan-hidup/

C. IDEOLOGI
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ideologi

D. CITA-CITA
Hal yang berkaitan dengan tujuan hidup seseorang menyangkut masa depan. Di dalamnya tersimpan sejuta harapan dan perasaan yang menggebu-gebu untuk mewujudkannya menjadi hal yang mungkin bukan mustahil.
E. KEBAJIKAN
Perbuatan dimana seseorang berbuat kebaikan kepada oranglain untuk membantunya tanpa mengharapkan pamrih.

F. MAKNA KEBAJIKAN
• "Bukanlah menghadapkan wajahmu (mengikuti budaya) ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah :
(1). beriman kepada : Allah, hari kemudian, malaikat- malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan
(2). memberikan harta yang dicintainya kepada : kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan
(3). memerdekakan hamba sahaya (budak),
(4). mendirikan shalat, dan
(5). menunaikan zakat; dan
(6). orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan
(7). orang-orang yang sabar dalam : kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.

Mereka itulah orang-orang yang benar imannya; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa, yaitu orang yang selalu berbuat kebajikan. (QS 2:177)
Sumber : http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080219081930AA0ylmj

G. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAH LAKU SESEORANG
Faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang:
• Faktor keluarga
• Faktor lingkungan
• Faktor pergaulan
• Faktor masa lalu

H. PENGERTIAN USAHA/ PERJUANGAN
Hal yang terus diperjuangkan dengan motif tertentu untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkan demi tercapainya ambisi tersebut dan dilakukan dengan sungguh sungguh.

I. 3 ALIRAN FILSAFAT
• Idealism
• Rasionalisme
• Materialisme


J. PENGERTIAN KEYAKINAN
Keyakinan adalah percaya akan sesuatu yang bersumber dari hati nurani seseorang. Misalnya percaya kepada ALLAH.

K. LANGKAH LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
• Lebih mensyukuri dengan apa yang telah dimiliki
• Menjaga apa yang sudah ada
• Berpikir jauh ke depan
• Tidak melihat ke belakang
• Percaya diri
• Aktualisasi diri

OPINI:
Seseorang pasti mempunyai pandangan hidup dan cita-cita nya sendiri. Setiap individu bermimpi untuk mencapai apa yang dia inginkan sesuai dengan cita-citannya terlebih dengan apa yang selama ini dia sangat impikan. Dari mulai anak-anak sampai dewasa, cita-cita yang kita impikan atau pandangan hidup yang ada pada diri kita sendiri pasti berubah-ubah. Misal jaman kecil kita ingin menjadi pilot atau astronot, meranjak smp dan sma berubah menjadi dokter, dan kuliah kita memantapkan impian dan cita-cita kita terwujud untuk menjadi seorang dokter.

Tidak sedikit manusia yang mimpinnya jadi kenyataan. Dengan mimpi itu dapat menjadi semangat kita untuk menjadi pribadi yang kuat, tanguh dan semangat mengejar cita-cita. Pandangan hidup yang baik akan menjadi pribadi yang baik pula. Jika kita sampai pada titik terbawah dalam hidup kita, ingatlah masih banyak orang yang kurang beruntung di luar sana. Jadi, janganlah cepat menyerah pada keadaan, maju terus pantang mundur. Berpikirlah bahwa dengan semangat dan pandangan hidup kita dapat menjadi induvidu yang baik sehingga kita mendapatkan apa yang kita inginkan selama ini. Amin…

Mulai saat ini, kita ubah pandangan hidup, kelakuan, dan semuanya yang ada di diri kita untuk menjadi individu yang baik dan mendapatkan apa yang kita impikan di massa yang akan datang. dengan itu kita dapat membuat keluarga dan orang yang sayang dengan kita bangga.


IBD
NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI
KELAS : 1IA09
NPM : 58410542

Rabu, 23 Maret 2011

MANUSIA DAN KEADILAN

0

MANUSIA DAN KEADILAN

1. Menjelaskan pengertian tentang keadilan

http://nindy91.files.wordpress.com/2010/11/criminal_justice_jurisprudence.jpg

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagi titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang teralu banyak dan teralu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda.
Sedangkan menurut Plato, keadilan diproyeksi pada diri manusia yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.

2. Menjelaskan makna keadilan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIFxCGOiC6EnF7shmZYR_1Crfwdg9ZTRg8uC2yyCiKxtYYVJEhBLSaZyVOwdKenT8b9o2k25Xq-kNohVcNK_VacGkPBAwgkkvOcxJcOkmCsINJk_xH2wpxCd0fadPLregvtQ5KbEoDV8U/s1600/lowongan-kerja.jpg

Asa yang menuju dan terciptanya keadilan social itu akan dituangkan dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui 8 jalur pemerataan, yaitu:
a. Pemerataan pemenuhan kebutuhn pokok rakyat banyak khuusnya pangan, sandang, dan perumahan,
b. Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan,
c. Pemerataan pembagian pendapatan,d. Pemerataan kesempatan kerja,e. Pemerataan kesempatan berusaha,f. Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan kaum wanita,g. Pemerataan penyebaran pembangunan diseluruh wilayah tanah air, dan
h. Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan

3. Menyebutkan macam-macam keadilan.

http://toppun.com/Peace/JUSTICE-is-a-Traditional-Moral-Value_small.gif

a. Keadilan Legal atau Keadilan NormalPlato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (The man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
b. Keadilan DistributifAristoteles berpendapat bahwa keadilan terlaksana apabila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan secara tidak sama (Justice is done when equals are treated equally).c. Keadilan KomutatifKeadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.

4. Pengertian kejujuran http://i232.photobucket.com/albums/ee156/namasayabilal/hihi.jpg
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yag benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-peruatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Karena itu jujur berarti juga menepati janji.

5. Menjelaskan hakekat kejujuran.Pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tingi, kesadaran pengakuan akan adnya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.

6. Pengertian kecurangan.
http://meilimeili.files.wordpress.com/2011/03/curang11.jpg?w=300&h=192

Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran dan sama pula dengan licik. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita.

7. Sebab-sebab orang yang melakukan kecurangan

http://panggilsayabella.files.wordpress.com/2010/03/070522_ujian-nasional.jpg

Ada 4 aspek sebab orang melakukan kecurangan, yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban, dan aspek teknik. Apabila keempat aspek tersebut dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan noema-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.

8. Menyebutkan macam-macam perhitungan dan pembalasan

http://salmanrusdi11.files.wordpress.com/2010/08/muzdalifah.jpg

dalam tingkah laku yang konkret itu ternyata masih sulit untuk membedakan mana tingkah laku yang baik dan mana yang buruk. Mungkin saja dicarikan alas an-alasan yang menerangkan bahwa yang buruk itujuga baik, tetapi akhirnya toh akan nyata buruknya juga. Dalam bahasa Jawa ada ungkapan “Becik ketitik, ala ketara” artinya yang baik akan Nampak, yang buruk akan Nampak juga. Siapa yang baik dan siapa yang buruk tingkah lakunya.

9. Pengertian tentang nama baik

Nama baik merupakan tujuan utama orag hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/ tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya.

10. Menyebutkan hakekat pemulihan nama baik. http://angga12casidy.files.wordpress.com/2011/02/hakikat.jpg

a. Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama yang baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu:a. Manusia menurut sifat dasarnya adalah mahluk moral
b. Ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus dipatuh manusia untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.
Pada hakekatnya, pemulihan dengan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya: bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak.

11. Menjelaskan tentang pembalasan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW_QdmGqwOPKcGjRE1o8ldeHH79i-KQiYgsvNgNT4LNsJzipRiQsa6p40-cKov5jZ0IJgrpEzerj2rC9ERHY5QHNyQwXkjTUSytr3Bm8qGwyarEa7Gkn5c14XZTXxPxYSxL_iAEHpAag/s1600/Rasa+Marah+dan+Keinginan+Balas+Dendam+Justru+Menghancurkan.gif

Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat begitu pula sebaliknya.

12. Menyebutkan penyebab pembalasan.
Pembalasan disebabkan karena hati pribadi manusia yang tidak bersahat serta dipengaruhi lingkungan yang tidak baik. Karena itu, pribadi seseorang menjadi tidak baik dan menympan dendam sehingga menyebabkan terjadinya kegiatan balas dendam.

13. Contoh 1 buat pembalasan

http://sunonlinegame.com/oyundepo/img/games/flashgamesholenemos-revenge.jpg

Misalnya ada seseorang yang bertindak tidak baik terhadap kita, kita sakt hati tidak terima apa yang orang itu lakukan terhadap kita. Hal tu menyebabkan kita membalas perbuatan orang tersebut dan orang ersebut merasakan sakit hati apa yang kita rasakan.

OPINI:
Dalam kehidupan sehari-hari, disekitar kita pasti ada hal-hal yang kurang baik. Lingkungan sekitar mempengaruhi hampir semua kehidupan pribadi kita, dimana jika lingkungannya baik maka perilaku kita pun juga akan baik begitupun sebaliknya jika kehidupan kita kurang baik maka tingkah laku kita pun menjadi kurang baik. Sehingga jika kita melihat hal yang kurang baik haruslah kita saring atau kita pilih mana yang baik dan buruk. Alhasil kita akan menjadi individu yang dewasa, dalam bertindak maupun dalam menyelesaikan masalah yang ada.

Jika suatu saat kita sakit hati dengan seseorang yang telah menyakiti kita atau bertindak kasar kepada kita, janganlah membalas dendam dengan melakukan perilaku yang sama atau melakukan hal yang lebih parah karena balas dendam itu tidak baik dan perbuatan yang tercela. Sebaiknya kita selesaikan dengancara bicara baik-baik tanpa ada kekerasan. Hal tersebut dapat mencerminkan perbuatan yang terpuji atau perbuatan baik sehingga tidak dianggap kampungan oleh orang tersebut. Lebih baik lagi jika kita membalas orang tersebut dengan kebaikan. Karena kebaikan yang anda tuai akan mengubah segalanya termasuk sikap orang tersebut akan berubah menjadi baik dan itu semua berkat kebaikan hati anda. Seiring berjalannya waktu, perasaan kesal anda akan menghilang dengan sendirinya. So, jangan pernah mau diperbudak oleh rasa dendam, dengki, iri, curang, dan sebagainya karena itu adalah penyakit hati.

sumber :
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab7-manusia_dan_keadilan.pdf

TUGAS 5 MANUSIA DAN KEADILAN
NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI
NPM : 58410542
KELAS: 1IA09

Selasa, 15 Maret 2011

MANUSIA DAN KEINDAHAN

0

MANUSIA DAN KEINDAHAN

Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dsb. Benda yang mempunyai sifat indah adalah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, dll. Dan dapat dikatakan bahwa keindahan bagia hidup manusia. Keindahan adalah identik dengan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan.

Keindahan sebagai kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda

Perbedaan Antara Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak danSebagai Sebuah Benda Tertentu yang indah.Dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah beauty (keindahan sebagai suatu kualitas abstrak) dan The Beautiful (keindahan sebagai sebuah benda)

http://www.scribd.com/doc/50701108/BAB-V-Manusia-dan-Keindahan

Keindahan yang seluas-luasnya

keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercangkup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah dan kebajikan yang indah. Jadi pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi:

· Keindahan seni

· Keindahan alam

· Keindahan moral

· Keindahan intelektual

Nilai Estetik

dalam rangka teori tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai elektronik, nilai pendidikan, dsb. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercangkup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik.

Perbedaan Nilai Intrinsik dan Ekstrinsik

Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental), yakni nilai yang bersifat sebagai alat ayNilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan atau sebagai suatu tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.

Kontemplasi dan ekstansi

Keindahan dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh factor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah tuk dasar dalam diri manusia unmenyatakan, merasakan, dan menikmati sesuatu yang indah. Pabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk diluar diri manusia, maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah.

Teori dalam renungan

Renungan berasal dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori. Teori-teori itu ialah: teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologik.

a. Teori Pengungkapan

Dalil teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” (seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seseorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.

b. Teori Metafisis

Teori senio yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni.

c. Teori psikologis

Sebuah teori yang dapat dimasukan dalam teori psikologis ialah teori penandaan (signification Theory) yang memandang seni sebagai suatu lambing atau tanda dari perasaan manusia. Symbol atau tanda yang menyerupai atau mirip dengan benda yang dilambangkan disebut iconic sign (tanda serupa).

BAB IV MANUSIA DAN KEINDAHAN

NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI

NPM : 58410542

KELAS : 1IA09

SUMBER:

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab5-manusia_dan_keindahan.pdf

Sabtu, 05 Maret 2011

MANUSIA DAN PENDERITAAN

0

MANUSIA DAN PENDERITAAN

1. PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBaMZehyphenhyphen41pHoD-VpGnYnQnvfc7K5XS4qOASYgcFManegiBMWYMdA9TiSAqUDXqye9uHqjL9VS82Oheb37WhJJbB7WSRn27cQ_YHrdOswl4t9EghHm6HFx0VjU731QWRKIZhrkZanrN9J/s1600/7-47.jpg

Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energy untuk bangkit bagi seseorang atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Baik dalam Al Quran maupun kitab suci agama lain banyak surat dan ayat yang menguraikan tentang penderitaan yang dialami oleh manusia atau berisi peringatan tersebut, sehingga manusia mengalami penderitaan.

Hal itu terkandung dalam surat Al Insyiqoqo:6 dinyatakan “manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh perjuangan. Ayat tersebut harus diartikan, bahwa manusia harus bekerja keras untuk dapat melangsungkan hidupnya. Untuk kelangsungan hidup ini manusia harus menghadapi alam, menghadapi masyarakat sekelilingnya, dan tidak boleh lupa untuk bertaqwa kepada Tuhan. Apabila manusia melalaikan salah satu darinya, maka akibatnya manusia akan menderita”.

2. PENGERTIAN SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3rL6nzEj9lG4zhN5MITmAzHv2sjw4PLE4mOcxyC-JY69tqlBco8Yc7ZO2WSJ8jZSpU98-Ptn6JTkRayaZ4Me4vLWfHIF4Q5ii_azarryCQd0wJ50uiUXmKlaqelQRj5RExpi6oeHRMM0/s400/071210_torture_vl-vertical.jpg

Didalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri makan anak yatim, dsb. Dalam surat Al Ankabut:40 menyatakan:
“Masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantaranya kami hujani dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad, ada yang diganyang dengan halilintar bergemuruh dahsyat seperti kaum Tsamud, ada pula yang kami benamkan ke dalam tanah seperti Qorun, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nuh”.

3. SIKSAAN BERSIFAT PSIKIS
Siksaan yang sifatnya psikis misalnya Kebimbangan, Kesepian, dan Ketakutan.

Kebimbangan yang dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Misalnya seseorang yang ingin keluar rumah bimbang ingin pergi atau tidak. Tetapi bagi orang yang kuat berpikirnya, ia akan cepat mengambil keputusan sehinggan kebimbangan akan cepat dapat diatasi.

Kesepian yang dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atauu jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai. Kesepian ini tidak boleh dicampur dukan dengan keadaan sepi yang dialami oleh pepata atau biarawan yang tinggalnya ditempat yang sepi.

http://30.media.tumblr.com/TiXaCrZHjem3ah4k9lLPAMQeo1_500.jpg

Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Seperti pada kesepian, ketakutan dapatjuga timbul atau dialami seseorang walaupun seseorang itu berada pada lingkungan yang ramai, sebab ketakutan itu merupakan hal yang sifatnya psikis.

4. KEKALUTAN MENTAL

http://www.dapunta.com/wp-content/uploads/2010/08/pain1.jpg

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.

5. GEJALA ORANG YANG MENGALAMI KEKALUTAN MENTAL
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah:
a. Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.

http://ksupointer.com/wp-content/uploads/2010/04/sesak-nafas.bmp

b. Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

6. TAHAP-TAHAP GANGGUAN KEJIWAAN
Tahap-tahap ganggguan kejiwaan adalah:
a. Gangguan kejiwaan Nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohaninya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiIfDwqus0lz9qOj95tb7Wy6ZWZYxCO14X_ICwO-4UXQEF-Sa1eVV36xigZWvSU7qzByT6CpHDtb6xoOno3wyK1BEuYO9ZsZm-wXjmd4r-LYbU2O5Usqtg8q4a7-pSsBB378oowKRXEUR0/s1600/Ungaran-Semarang.jpg

b. Usaha mempertahankan diri dengan cara negative, yaitu mundur atau lari sehingga cara bertahan dirinya salah.
c. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.

7. SEBAB-SEBAB MENGALAMI KEKALUTAN MENTAL
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut:
a. Kepribadian Yang Lemah, akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna; hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
b. Terjadinya Konflik Sosial Budaya, akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.

http://blogs.salon.com/0002007/images/darfur.jpg

c. Cara Pematang Batin, yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social; over acting sebagai overcompensatie.

8. PROSES-PROSES KEKALUTAN MENTAL
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorongnya kea rah positif dan negative.
a. Positif : Trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dala hidup, misalnya melakukan shalat tahajut waktu malam hari untuk memperoleh ketenangan dan mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah mengalami kejatuhan dalam hidupnya.
b. Negative : Trauma yang dialami diperlarutkan atau diperuntukan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm80F9idWewUXh0OWsasjHMPhs-HcwYO981DxhDitfrtKvFi9kz-OYOIkKCFL45468Ksdt9j0PizZWZZRreahSU6vyd8uR56T7GoPhXMkKnjqc88hh8F-MpSi58BkOW82Dnl5p-K69mpI/s1600/frustasi.jpg

OPINI:
Penderitaan yang dialami seseorang merupakan salah satu ujian atau cobaan yang diberikan Allah SWT. yang diberikan kepada umatnya untuk terus bertaqwa dan selalu ingat kepada-Nya. Penderitaan yang kita alami bermacam-macam, ada yang ringan, sedang, berat, dan penderitaan yang sangat berat dimana semua ujian itu tergantung kepada pribadi orang tersebut. Bila kita mengalami penderitaan yang berat, belum tentu menurut orang lain itu berat karena pribadi orang yang berbeda-beda. Rintangan yang kita jalani ini kemugkinan jalan yang di tempuh untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan yang kita inginkan sebelumnya. Sehingga jika kita mengalami kesusahan, maka janganlah putus berdoa dan terus semangat menjalami cobaan yang diberikan untuk mencapai sesuatu yang lebih indah dari pada sekarang.

Bila kita mengalami penderitaan yang menurut kita berat janganlah cepat menyerah, lihat disekelilingmu atau orang-orang diluar sana yang lebih menderita disbanding kita. Hal itu menjadi acuan dan memacu kita agar tidak menyerah menghadapi rintangan yang sedang dialami. Sehingga kita dapat survive di dalam kehidupan ini  dan bila kita sudah melewati rintangan itu dengan baik, jangan lupa dengan orang-orang yang masih mengalami penderitaan yang lain. Bantu mereka semampu kita. Disamping dapat meringankan beban mereka, kita pasti mendapat pahala yang setimpal akan sikap kita yang membantu mereka dan bila kita sudah melewati rintangan itu dengan baik, jangan lupa dengan orang-orang yang masih mengalami penderitaan yang lain. Bantu mereka semampu kita, disamping dapat meringankan beban mereka, kita pasti mendapat pahala yang setimpal akan sikap kita yang membantu mereka dan jangan mengharapkan imbalan setelah menolong orang lain karena hal yang kita berikan akan sia-sia saja dan tidak akan mendapat pahala.

sumber:

www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf

TUGAS IBD
BAB III MANUSIA DAN PENDERITAAN

NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI
NPM : 58410542
KELAS : 1IA09

Minggu, 27 Februari 2011

MANUSIA DAN CINTA KASIH

0

MANUSIA DAN CINTA KASIH

1. PENGERTIAN CINTA KASIH

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat tertarik hatinya. Sedangkan rasa kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian, arti cinta dan kasih hamper bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka(sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.




http://titikrez.files.wordpress.com/2008/02/valentine04.jpg


Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinanan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat di masyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

2. TIGA UNSUR TENTANG CINTA

Cinta memiliki 3 unsur. Hal ini dikemukakan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan.

a. Keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dia.

b. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan: sayang dan sebagainya. Makan minum dari satu piring-cangkir tanpa rasa risih, pinjam meminjam baju, tidak menyimpan rahasia, dll.
c. Kemesraan yaitu adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jauh atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang, dsb.

Gambar dibawah ini adalah gambar yang menunjukan segitiga cinta:





3. TIGA TINGKATAN CINTA

Didalam kitab suci Alqur’an, ditemui adanya fenomena cinta dan bersembunyi didalam jiwa manusia. Cinta memiliki tiga tingkatan-tingkatan: tinggi, menengah, dan rendah. Tingkatan cinta tersebut diatas adalah berdasarkan firman Allah dalam surah At-Taubah ayat 24 yang artinya, sbb:
“katakanlah: jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai; adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”

a. Cinta Tingkat Tinggi
Yaitu cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad dijalan Allah. Hal I ni merupakan cinta yang tiada duanya dan merupakan konsekwensi iman, serta keharusan dalam Islam.


http://ahmadthinker.blog.friendster.com/files/cinta-allah1.jpg

b. Cinta Tingkat Menengah
Yaitu cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami, dan kerabat. Hakekat cinta menengah adalah suatu energy yang datang dari perasaan hati dan jiwa,. Ia timbul dari perasaan seseorang yang dicintainya, aqidah, keluarga, kekerabat, dan persahabatan.

c. Cinta Tingkat Rendah
Yaitu cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal. Cinta tingkatan terendah adalah cinta yang paling keji, hina dan merusak rasa kemanusiaan.

4. BERBAGAI BENTUK CINTA

Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain. Atau juga istri dan anaknya, hartanya atau Allah dan Rasulnya. Berbagai bentuk cinta ini bias kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur’an.

a. Cinta Diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDwPDyVfev_KcjweKRZLFzAalslROLUmn7-VmsmKSFrAXPwJicAeVDqLAf-NOr2chJFgVltX5Q5yBg5IvCdEai1MdwvhO8J7j5ifmfZrtZNu5XQ321SGHoTWrPDtIQ6xaO-Hyr78nD5ac/s1600/i_love_myself_and_thats_all_that_matters.jpg

Dalam QS, Al-Adiyat, 100:8, menjelaskan: “Diantara gejala yang menunjukan kecintaan manusia terhadap dirinya sendiri ialah kecintaan yang sangat terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua keinginannya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup”.

b. Cinta Kepada Sesama Manusia
Al-Qur’an juga menyerukan kepada orang-orangyang beriman agar saling cinta mencintai seperti cinta mereka terhadap diri mereka sendiri. Dalam seruan itu sesungguhnya terkandung pengarahan kepada para mukmin agar tidak berlebih-lebihan dalam mencintai diri sendiri.

c. Cinta Seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri. Ia merupakan factor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga:

“cinta diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi yang berpikir. (QS, Ar-Rum, 30:21)

d. Cinta Kepada Allah
Puncak cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam semua tindakan dan tingkah lakunya.

“Katakanlah: “ jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutlah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah maha pengampun lagi Maha Penyayang” (QS, Ali Imran, 3:31)

e. Cinta Kepada Rasul

http://nidauljannah.files.wordpress.com/2011/02/cinta-rasul.jpg

Cinta kepada rasul, yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkat ke dua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.

5. PENGERTIAN KASIH SAYANG

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhoPZQo5s0buRxoblpzIKzC37JjA0AHdCUdmFGHEtA46UKflA5ZbsI_hhqEzvN1InGbqS_X1l5migESL1koDobqS0KlaKYYQvb-moXPnyi6nIm4c10ozbhwfCvVLq1rZxAaQYArFv7SXY/s1600/Kasih+Sayang.jpg
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S. Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.

Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Bila salah satu unsur kasih sayang hilang, misalnya unsur tanggung jawab, maka retaklah keuntuhan rumah tangga itu. Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran, terancamlah kebahagiaan rumah tangga itu.


6. PENGERTIAN KEMESRAAN

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSlGpfLDfjI5M9yiz3WNq5CqFYtYHZ1q5ATFu2HhoQIAZRDa1DC3tGijpDmcWlU8-kzly6qq0uYChJ1mySlwt_vEpHXzbMPbmCCk8f6KAfE_KvenLjvHs1-BPx1NiJ_24xm2wxZY8tOeYJ/s1600/kemesraan+.jpg


Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam.

Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta.

Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. Rendra dalam puisinya “Episode” misalnya, melukiskan betapa kemesraan cinta merasuk kedalam jiwa dua sejoli muda-mudi yang sedang menjalin cinta.

Kemesraan cinta tidak saja terpatri dalam lubuk hati masing-masing tetapi juga memancar dari sinar mata keduanya yang bening dan belaian-belaian mesra jari-jemari mereka yang bergetar.

7. PENGERTIAN PEMUJAAN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGZM6NoCngYyE_UgXVJa1qUqQLzt9hEAghWwDxT1h17QGd8aMFH1WhF4CcDV1XjwTE1NIBx-a1Dg0-xPZus6BqjP1fBBTJICU0ROrIFGu21eu1_sGZOrxa4NiRc1Ud9maT1H7RUmT9B7tY/s1600/sholat.jpg

Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya. Seperti dalam surah Al-Furqon ayat 59-60 yang menyatakan, “Dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apa diantara keduanya dalam enam rangkaian masa, kemudian dia bertahta diatas singgasana-Nya. Dia Maha Pengasih, maka tanyakanlah kepada-Nya tentang soal-soal apa yang perlu diketahui”. Selanjutnya ayat 60, “Bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih”.

Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi, dan situasi. Sholat dirumah, di masjid, sembahyang di pura, di candi, di gereja bahkan ditempat-tempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan atau yang dianggap Tuhan.

8. PENGERTIAN BELAS KASIH

Cinta sesama diberikan istilah belas kasihan untuk membedakan antara cinta kepada orang tua, pria-wanita, cinta kepada Tuhan. http://tarekatqodiriyah.files.wordpress.com/2010/01/kasih_sayang_tiga_generasi_ab.jpg

Dalam cinta sesama ini dipergunakan istilah belas kasihan, Karenna cinta disini bukan Karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaannya. Penderitaan ini mengandung arti yang luas. Mungkin tua, sakit-sakitan, yatim, yatim piatu, penyakit yang diderita, dan sebagainya.

Jadi kata kasihan atau rahmah berarti bersimpati kepada nasib atau keadaan yang diderita orang lain. Kemudian apa bedanya Rahmah dengan Rahman? Kalau Rahman ada unsure member. Misalnya seseorang memusuhi kita, tetapi kita tidak membalasnya. Sedangkan Rahmah adalah kita menaruh perhatian terhadap penderitaan orang lain, lalu kita menunjukan jalan keluar kepadanya.


sumber:
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab4-manusia_dan_cinta_kasih.pdf

OPINI:
Cinta kasih sebenarnya mempunyai arti yang hampir bersamaan. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata. Cinta mempunyai peranan yang sangat besar didalam kehidupan didunia. Tanpa cinta kita tidak dapat membangun mahligai perkawinan, pembentukan keluarga dan mengasuh anak, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar. Dengan cinta kasih, hal itu dapat berjalan dengan baik dan hidup kita akan menjadi lebih indah dan bahagia.

Cinta yang paling besar harus kita berikan kepada Allah SWT. karena Ialah yang menciptakan kita, menciptakan alam semesta, memberikan rezeki dan menolong hamba-Nya yang sedang kesusahan. Karena hal itu, kita haruslah bersyukur untuk apa yang telah diberikan oleh-Nya. Setelah cinta kepada Allah SWT. dan Rasulnya, baru kita mencintai ibu/ bapak, saudara, dan anak yatim.

Jika kita mencintai seseorang yang menjadi pasangan kita, rasa cinta itu janganlah terlampau dalam sehingga seakan-akan rasa cinta terhadap Allah di duakan oleh cinta yang kita rasakan terhadap pasangan kita. Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit anak muda yang lebih mencintai dan mengasihi pasangannya dari pada mencintai dan mengasihi Allah SWT.
Mulai dari hari ini, marilah kita merubah pola pikir dan perasaan kita untuk lebih mencintai dan mengasihi Allah SWT. dari pada pasangan.

TUGAS IBD BAB II

NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI
KELAS : 1IA09
NPM : 58410542

Selasa, 22 Februari 2011

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

0

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidadupan ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, sedangkan budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

1. HAKEKAT MANUSIA
a. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai salah satu kesatuan yang utuh.
b. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lain.
c. Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
d. Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi),mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan berkerja dan berkarya.
e. Manusia yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhannya.
f. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggungjawab atas tingkah laku intelektual dan social.

http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Give.jpg

Hidup manusia mempunyai tiga taraf, yaitu estetis, etis dan religious. Dengan kehidupan estetis, manusia mampu menangkap dunia sekitarnya sebagai dunia yang mengagumkan dan mengungkapkan kembali (karya) dalam lukisan, tarian, nyanyian yang indah. Dengan etis, manusia meningkatkan kehidupan dunia estetiska dalam tingkatan manusiawi dalam bentuk-bentuk keputusan bebas dan dipertanggung jawabkan. Dengan kehidupan religious, manusia menghayati pertemuannya dengan Tuhan.

2. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdXAjq-aJkTCwId5lGTQgnrn1BjNHIhmwukiPiUMCeiKy2wYorEGrk32SQNWaYiplIrI76oSoToc0HTPFAUIIjGDrkC1CzkwwF7rUe2uja9k0Lgf1dLHnYYBGLUW-D2_UHrppZvb1uKz0/s1600/aa.jpg

Manusia yang hidup diberbagai wilayah yang berbeda dan keadaan lingkungan yang berbeda di dunia ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadiaan setiap manusia di suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Secara garis besar terdapat tiga pembagian wilayah dunia, yaitu: Barat, Timur Tengah, dan Timur. Indonesia termasuk dalam bagian wilayah timur dunia.

Disini kita membahas tentang kepribadian bangsa timur. Bangsa timur adalah bangsa yang didominasi oleh orang Asia dan merupakan bangsa yang menjunjung tinggi nilai kesopanan. Hal tersebut dapat dilihat dari tutur bahasa dan cara mereka berinteraksi satu sama lain, serta cara mereka bersikap dan berperilaku.

Bangsa timur juga dikenal sebagai bangsa yang ramah tamah dan suka tersenyum. Selain itu dikenal juga sebagai bangsa yang agamis, bangsa yang suka saling tolong menolong dan gotong royong, serta sangat menghargai orang lain (tidak pandang bulu).

Walaupun di era globalisasi saat ini, dengan bercampurnya modernisasi dalam bangsa timur. Bangsa timur ini tetap menjaga keaslian dan keutuhan budaya mereka masing-masing. Mereka tetap menjaga berbagai kekayaan yang telah diwariskan oleh para leluhur mereka. Dengan beragamnya kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa timur, hal tersebut merupakan suatu kebanggaan dan cirri khas bangsa timur itu sendiri.


3. BAGAN PSIKO-SOSIOGRAM MANUSIA

Francis L.K Hsu, sarjana Amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan dalam dirinya keahlian dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat, dan kesusastraan cina klasik. Karya tulisnya berjudul Psychological Homeostatis Cina Klasik. Majalah American Anthropologist jilid 73 tahun 1971, halaman 23-24.

Ilmu psikologi memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat, dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting, biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlampau banyak menekan pada pembatassan konsep individu sebagai kesatuan analisis tersendiri.

Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu, hanya sebagai subjek yang terkandung dalam batas indvidu yang terisolasi, maka Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi bahwa didalam jiwa manusia sebagai makhluk social budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.






Nomor 7 dan 6 disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam, sehingga tidak disadari lagi oleh individu bersangkutan.

Nomor 5 disebut kesadaran yang tidak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran itu terdiri dari pikiran dan gagasan yang disadari oleh individu yang bersangkutan, tetapi disimpan saja didalam jiwanya sendiri dan tidak dinyatakan kepada siapapun juga dalam lingkungannya.

Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini di dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran, gagasan, dan perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya, yang dengan mudah diterima dan dijawab oleh sesamanya.

Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib, mengandung konsepsi tetang orang, binatang atau benda yang oleh si individu diajak bergaul secara mesra dan karib, yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan tempat mencurahkan isi hati apabila ia sedang terkena tekanan batin atau dikejar-kejar oleh kesedihan dan masalah hidup yang menyulitkan.

Nomor 2 disebut lingkungan hubungan berguna, tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra, melainkan ditentukan oleh fungsi kegunaan dari orang, binatang atau benda itu bagi dirinya.

Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh, terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda-benda, alat-alat, pengetahuan dan adat yang ada dalam kebudayaan dan masyarakat sendir, tetapi jarang sekali mempunyai arti dan pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

Nomor 0 disebut lingkungan luar, terdiri ari pikiran dan anggapan yang hampir sama dengan pikiran yang terletak dalam lingkungan nomor 1, hanya bedanya terdiri dari pikiran dan anggapan tentang orang dan hal yang terletak diluar masyarakat, sert ditanggapi oleh individu bersangkutan dengan sikap masa bodoh.

4. DEFINISI KEBUDAYAAN

Apabila kita bicara tentang kebudayaan, maka kita akan berhadapan langsung dengan pengertian istilahnya. Pengertian kebudayaan menyangkut bermacam-macam definisi yang telah dipikirkan ole sarjana-sarjana bidang sosial budaya diseluruh dunia.

Dua orang antropolog terkemuka yaitu Melvielle J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa Cultural Deteterminism berarti segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu.

Kebudayaan jika dikaji dari asal bahasa sansekerta dari kata budhaya yang berarti buda atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya”

Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir. Hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan; sebab semua laku dan perbuatan tercakup didalamnya, dan apa yang diungkapkan pada basis dan cara berpikir, perasaan juga maksud pikiran.


http://firman18.files.wordpress.com/2010/10/images5.jpeg

5. TUJUH UNSUR KEBUDAYAAN UNIVERSAL

C. Kluckhohn didalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan, bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:

a. Sistem Religi (sistem keppercayaan)

Merupakann produk manusia sebagai homo religius. Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur, tanggap bahwa diatas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar. Karena itu manusia takut, sehingga menyembah-Nya dan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.



http://yogiachmad.files.wordpress.com/2010/07/mesjid-seoul.jpg


b. Sistem Organisasi Kemasyarakatan

Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah, namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

c. Sistem Pengetahuan

Merupakan produk manusia sebagai homo sapiens. Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri, disamping itu didapat juga dari orang lain.



http://www.unas.ac.id/gbBerita/PPM.jpg

d. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem-sistem Ekonomi

Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.

e. Sistem Teknologi dan Peralatan

Merupakan produk dari manusia sebagai homo faber. Bersumber dari pemikiran yang cerdas dan dibantu dengan tangannya yang dapat memegang sesuatu dengan erat, manusia dapat membuat dan mempergunakan alat.

f. Bahasa

Merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens. Bahasa manusia pada mulanya diwujudkan dalam bentuk tanda (kode) yang kemudian disempurnakan dalam bentuk bahasa lisan dan akhirnya menjadi bentuk bahasa tulisan.

g. Kesenian

Merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus. Setelah manusia dapat mencukupi kebutuhan fisiknya, maka dibutuhkan kebutuhan psikisnya.

http://exclusive.blogsome.com/uploads/exclusive/savoy-becak.jpg


6.Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu:

http://2.bp.blogspot.com/_1h6yd3ky1Ms/SZIjis7_YjI/AAAAAAAAAYI/POydry-uKAY/s320/070618_pesta+kesenian.jpg
a. Kompleks Gagasan, Konsep, dan Pikiran Manusia

Wuujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya atau dengan perkataan lain, dalam alam pikiran warga masyarakat dimanna kebudayaan bersangkutan hidup.

b. Kompleks Aktivitas

Berupa kativitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi. Wujud ini sering disebut wujud sosial.

c. Wujud Sebagai Benda

Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peraalatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.

OPINI :
Pengertian kebudayaan di masyarakat biasanya berkaitan erat dengan seni. Indonesia memliliki kekayaan budaya yang melimpah ruah, dimana setiap daerah memiliki berbagai adat istiadat, budaya dan bahasanya masing-masing. Kita sebagai generasi penerus, harusnya bangga dan senang mempunyai kekayaan budaya yang sangat melimpah.

Tidak sedikit generasi muda yang meninggalkan budayanya. Misalnya dalam hal berbicara (kesopanan) dan berpakaian / berpenampilan anak muda jaman sekarang sudah terkontaminasi dengan budaya barat yaitu cara bicara dan gaya bicaranya kurang sopan serta menggunakan pakaian serba minim, padahal pakaian itu sangat tidak dianjurkan oleh agama dan tidak sesuai dengan norma kesopanan. Hal itu menjadi bukti bahwa masyarakat, terutama anak remaja tidak menjaga nilai kesopanan yang selama ini menjadi kepribadian bangsa Indonesia.

Selain itu, banyak kebudayaan kita yang diklaim oleh Negara lain. Hal itu membuktikan bahwa kurangnya menjaga dan melestarikan kebudayaan yang telat diwariskan oleh generasi sebelumnya. Sedih bukan mendengar bahwa harta (kebudayaan) yang kita punya dipunyai oleh Negara lain.

Untuk itu, tidak ada salahnya mulai dari sekarang melestarikan, menjaga, dan mengembangkan budaya yang sudah ada. Tidak ada salahnya, pemerintah juga ikut membantu kelangsungan hidup untuk memperthankan kebudayaan yang telah miliki dan kalau bisa mengambil kembali harta karun (budaya) yang kita miliki. Serta alangkah baiknya manusia memahami, menganalisa apa yang telah terjadi dan memperbaikinya sehingga hidup kita akan lebih merasa nyaman serta harta karun (budaya) kita tidak dapat diklaim oleh Negara lain lagi.


Sumber:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5593846

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab2-manusia_dan_kebudayaan.pdf




TUGAS IBD BAB 1

NAMA : WINONA MAULIDA UTAMI
KELAS : 1IA09
NPM : 58410542